Menurut
Imam Muhammad bin Ahmad Ar Ramliy, seekor kambing yang telah memenuhi syarat
untuk dijadikan qurban boleh disembelih di hari Idul Adlha atau hari Tasyriq
diniatkan sebagai qurban dan sekaligus sebagai aqiqah untuk satu orang. Sedangkan menurut
pendapat Imam Ibnu Hajar Al Haitamiy yang demikian ini tidak bisa atau tidak sah.
Dalam Bughiyatul Mustarsyidin, hal: 257:
ولوذبح
شاة ونوى بها الأضحية والعقيقة أجزأه عنهما قاله م ر وقال إبن حجر الهيتمي
لاتتدخلان
“Dan jika
seseorang menyembelih kambing dan ia meniatkan qurban dan aqiqah maka ia
memperoleh kedua-duanya, sebagaimana dikatakan Imam Muhammad Ar Romliy. Dan
Imam Ibnu Hajar Al Haitamiy mengatakan bahwa dua hal ini tidak bisa saling tidak
memasuki / tidak saling mencukupi”(Bughiyatul Mustarsyidin, hal: 257).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar